MusicSentinel Forum  

Go Back   MusicSentinel Forum > Da Cafe > Room of Health


To keep this site alive please take a look at our sponsors:



 
 
LinkBack Thread Tools Display Modes
Prev Previous Post   Next Post Next
[Info] Udara Dalam Mobil Lebih Kotor
Old
  (#1 (permalink))
Uploader
 
musicaholic's Avatar
 
Offline
Posts: 552
Join Date: May 2007
Location: Proud to be MusicSentinel's Big Family
Default [Info] Udara Dalam Mobil Lebih Kotor - 06-06-2007, 04:41 PM

Baru mobil produksi tahun 2007 yang punya teknologi penyaring udara

Pernahkan Anda menduga, mengendarai mobil ber-AC justru akan membuat kita lebih banyak menghirup udara kotor? Umumnya kita berpikir, ketika sedang berada di dalam mobil dan menutup pintu serta jendela, maka udara kotor yang terhirup lebih kecil dibandingkan mereka yang ada di luar kendaraan.

Ternyata sebaliknya. Studi di Australia menyebutkan pengemudi/penumpang mobil ber-AC menghirup udara kotor lima kali lebih banyak dibanding pejalan kaki dan pesepeda. Jadi, jangan tenang-tenang saja kalau mobil tidak punya sistem ventilasi yang baik. Karena, udara yang masuk ke dalam mobil, justeru lima kali lebih pekat pencemaran udaranya. Bahkan, kadar hidrokarbon di dalam mobil bisa sebelas kali lebih banyak dibanding di luar. Apalagi, kalau mobil yang tidak memiliki catalytic converter (alat penyedot pencemaran), kadar hidrokarbon bisa 27 kali lebih banyak dibanding di luar. Bila kita berada di tengah kemacetan, maka peluang untuk menghirup udara kotor sekalipun di mobil yang dingin ber AC tetap lebih tinggi.

Menilik desain mobil yang beredar di Indonesia, bisa dikatakan hampir semua tak punya catalytic converter. Terkecuali mobil produk 2007, yang memang sudah menggunakan teknologi tersebut.

Deputi bidang pembinaan sarana teknis dan peningkatan kapasitas pada Kementerian Lingkungan Hidup, Isa Karmisa Ardiputra, mengatakan tidak semua pencemaran udara bisa ditangkap pancaindera. Banyak zat kimia yang tidak bisa dilihat kasat mata.

Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI pernah melakukan penelitian pada 2005. Hasil uji terhadap seorang pegawai yang menggunakan kendaraan pribadi ber-AC dari rumah menuju tempat kerja menunjukkan hasil serupa. Pegawai yang menjadi responden itu melakukan perjalanan dari Pamulang, Tangerang, menuju Percetakan Negara, Jakarta Pusat. Sebuah alat pengukur serapan karbonmonoksida (CO) --zat berbahaya yang diukur-- dipasang di tubuh responden. Hasil riset selama 24 jam itu menunjukkan bahwa responden ternyata menyerap CO lebih dari 40 ppm (parts per million) atau melebihi standar WHO (20 ppm per satu jam).

Studi lain terhadap responden pengguna kendaraan umum (bus non-AC) menunjukkan fakta serupa. Responden melakukan perjalanan dari Cipete ke Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, pada pukul 08.00-08.40 (pergi dari rumah) dan 17.40-19-10 (pulang ke rumah). Riset memperlihatkan, responden juga menghirup CO di atas 40 ppm.

Udara bersih bebas polusi di Indonesia, sepertinya sulit didapat, terutama di kota-kota besar. Pemantauan di 30 kota yang dilakukan Pusat Pengendalian Dampak Lingkungan (Pusarpedal), menyebutkan secara umum hasil Total Suspended Partikulat (TSP), pada 2006, yang melebihi baku mutu di antaranya di Semarang, Denpasar, Jakarta, Surabaya, dan Makassar.

---------------
jadi harus naek apa dong ya?
di dlm mobil ber-ac masih gk sehat juga
   
Reply With Quote Go to Top
 

Bookmarks

Thread Tools
Display Modes

Posting Rules
You may not post new threads
You may not post replies
You may not post attachments
You may not edit your posts

BB code is On
Smilies are On
[IMG] code is On
HTML code is Off
Trackbacks are On
Pingbacks are On
Refbacks are On

Forum Jump



Powered by vBulletin - MusicSentinel Group
Copyright © 2006 - 2008